Random Posting :
Grab this

Rabu, 09 Mei 2012

Pembangunan Berwawasan Kesehatan


PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN KESEHATAN

Pembangunan kesehatan yang dilaksanakan secara ber-kesinambungan dalam tiga dekade telah cukup berhasil dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Secara umum derajat kesehatan masyarakat telah menunjukan perbaikan seperti dilihat dari angka kematian bayi dan angka kematian ibu melahirkan. Angka kematian bayi menurun dari 46 pada tahun 1997  (SDKI) menjadi 32 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2005 (Proyeksi BPS). Demikian juga  angka kematian ibu melahirkan menurun dari 334 pada tahun 1997 menjadi  262 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2005. Umur harapan hidup meningkat dari 41 tahun pada tahun 1960 menjadi 69 tahun pada tahun 2005. Prevalensi gizi kurang (underweight) pada balita, menurun dari 37,5 % pada tahun 1989 menjadi 26,5 % pada tahun 2005.

Peningkatan derajat kesehatan tersebut merupakan salah satu unsur dari peningkatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. SDM ini merupakan subyek dan sekaligus obyek pembangunan. Kualitas SDM menjadi semakin baik yang antara lain ditandai dengan meningkatnya Index Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia dari 0,586 pada tahun 2000 pada peringkat ke-112 dari 175 negara menjadi 0,692 pada tahun 2002  pada peringkat ke-111 dari 177 negara. Meskipun derajat kesehatan masyarakat telah dapat ditingkatkan, derajat kesehatan di Indonesia masih jauh tertinggal dari beberapa negara tetangga.

Prospek kedepan pembangunan SDM diarahkan pada peningkatan kualitas SDM, yang ditandai dengan mening-katnya IPM dan Index Pembangunan Gender (IPG), serta tercapainya penduduk tumbuh seimbang di Indonesia.

Kamis, 10 November 2011

Upaya Promosi Kesehatan Gigi dan Mulut


Upaya Promosi Kesehatan Gigi dan Mulut

·      Content:
·         Promkes Gilut/Edukasi/PKG
·         Tahapan perencanaan promosi kesehatan

·      LATAR BELAKANG
·         Penyakit gigi & mulut merupakan penyakit tertinggi ke 6 yang dikeluhkan masyarakat Indonesia (SKRT 2001)
·         Merupakan peringkat ke 4 penyakit termahal dalam perawatannya (The world oral health report,2003)
·         Tidak menyebabkan kematian, namun dapat menurunkan produktivitas dan menjadi sumber infeksi serta mengakibatkan  atau memperparah beberapa penyakit sistemik (Roeslan,2002).
·         Penyakit gigi & mulut yg banyak diderita yaitu peny. jar.penyangga gigi & karies, yang berkaitan dgn kebersihan mulut (SKRT 2001) à berkaitan dengan PERILAKU
·         61,5% penduduk menyikat gigi kurang sesuai anjuran, 16,6% tidak sikat gigi (SKRT 2001).